Selasa, 9 Juli 2009
Dikutip dari Yahoo health,
Survey yang dilakukan oleh US phamrmacist menunjukkan: Banyaknya pemberitaan terkait meniggalnya michael jackson (MJ) yang dikarenakan ketergantungan obat yang diresepkan oleh dokter mengundang perhatian publik amerika untuk lebih memperhatikan resep yang mereka terima, terutama kemungkinan munculnya over dosis pada obat yang mereka terima.
Survey tersebut juga menyatakan bahwa sebagian besar obat yang ditanyakan oleh pasien adalah obat penghilang rasa sakit/ analgesik. Dikarenakan obat-obatan tersebut secara jangka panjang digunakan oleh pasien nyeri kronik, biasanya pasien ini menerima analgesik jenis opioid analgesik seperti morfin, fentanil atau oksikodon. Lamanya penggunakan menyebabkan risiko munculnya efek samping obat semakin besar, untuk itu farmasis, terutama yang sangat pengalaman dalam mengatasi nyeri, diharapkan dapat membantu pasien ini untuk meminimalkan risiko drug abuse dan ketergantungan.
- Menanyakan kepada farmasis mengenai obat-obatan yang tertulis di resep, terutama tetang nama obat, tujuan pengobatan, dosis, frekuensi penggunaan dan menyertakan daftar obat yang diterima sebelumnya kepada farmasis atau tenaga kesehatan lainnya.
- Sebaiknya pasien menebus resepnya di satu apotek saja, hal ini dilakukan untuk memudahkan monitoring pengobatan dan penelusuran penggunaan obat. biasanya tiap apotek sudah memiliki daftar rekam pengobatan pasien.
- Jika memiliki pertanyaan tentang pengobatan sebaiknya pasien tidak ragu untuk menanyakan kepada farmasis tentang obat-obatan yang diterima, baik langsung maupun melalui telfon.