
Chantix, adalah sebuah merek produk obat yang diproduksi oleh pfizer yang berisi bahan aktif varenicline, sebuah senyawa kimia yang dipercaya mampu untuk mengatasi ketergantungan terhadap rokok. Di otak kita, varenicline bekerja melalui dua buah mekanisme, yang pertama adalah dengan menghambat reseptor nikotin (sebuah zat aktif yang terdapat dalam rokok yang dipercaya menyebabkan ketergantungan) dan yang kedua adalah dengan meningkatkan kadar neurotransmiter dopamin (sebuah zat aktif diotak yang salah satu fungsi utamanya adalah memberikan perasaan nyaman, euforia pada diri kita. Obat ini telah disetujui oleh FDA (BPOM-nya Amerika) untuk diedarkan di amerika.
5 tahun setelah disetujuinya obat tersebut post marketing surveillance, sebuah penelitian yang dilakukan oleh FDA pada 700 orang perokok dengan gangguan jantung. menunjukkan bahwa obat tersebut sangat bermanfaat bagi seseorang yang ingin berhenti merokok. Tetapi pada perokok dengan kasus tertentu, seperti pada perokok yang mengalami gangguan jantung, FDA mengeluarkan statement bahwa ada kemungkinan obat ini akan meningkatkan gangguan & risiko serangan jantung. Oleh karena itu, semua pihak yang terkati dalam penggunaan obat ini, termasuk produsen, dokter, apoteker, pasien dan keluarga pasien harus mengetahui dan menyadari hal ini.
Perokok dengan gangguan jantung yang meminum obat ini diharapkan untuk segera berkonsultasi dengan dokter apabila mengalami penurunan kondisi/serangan jantung seperti: sesak nafas, nyeri dada dan nyeri di kaki ketika berjalan. Diharapkan pengguna obat ini juga membaca segala informasi yang tertera di label obat dan bertanya ke apoteker mengenai risiko yang bisa muncul pada peminum obat ini.
Sebelumnya, pada tahun 2009, FDA juga menginformasikan bahwa pengguna obat ini juga memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan mental seperti depresi, agitasi, percobaan bunuh diri, dsb.